Pahlawan Kebahagiaan untuk Anak Indonesia, Kak Ale sang Pendongeng Nasional

Sumber: Instagram @pendongengmalang


Jika mendengar istilah Dongeng, apa yang terlintas dibenak teman-teman semuanya? Sebagian kalangan kaum Milenial pasti langsung ingat cerita dongeng si Kancil, atau mungkin cerita legenda si Malin Kundang. Dan sebagian yang lain malah mengingat sosok di dunia dongeng seperti Pak Tino Sidin atau Kak Seto dengan si Komo, atau juga Kak Ria Enes dan boneka Susan yang centil itu.


Nah, sosok mereka bagi sebagian yang lain adalah orang biasa saja, namun tidak bagi kami dimasa itu yang masih anak-anak. Mereka adalah sosok Pahlawan yang menyenangkan karena bisa menjadikan sebuah hiburan yang sarat akan hikmah dari cerita/dongeng yang disampaikan.


Dunia Dongeng di Jaman Now

Semakin kesini, dunia hiburan banyak berubah, bahkan total. Kehadiran gawai/gadget membuat semuanya berubah begitu cepat. Perilaku anak-anak pun berubah banyak, tergantung pada apa saja yang diakses di gawai masing-masing. Hingga kemudian muncul sebuah jargon, "tontonan jadi tuntunan, tuntunan jadi tontonan". Membuat degradasi moral anak bangsa ini begitu memprihatinkan.


Lalu, dimana mereka para Pendongeng / Pencerita yang menjadi Pahlawan anak-anak dan yang menyampaikan kisah-kisah inspiratif pembangun moral bangsa ini? Akankah mereka termasuk kedalam kategori makhluk purbakala, yang punah?

Bisa jadi iya, bisa jadi tidak.


Mungkin sebagian dari kita tidak mengetahui keberadaan mereka para Pendongeng, bukan karena punah, melainkan karena sebagian dari kita sudah sibuk dengan pekerjaan dan mengikuti Trend berita kekinian saja.


Kak Ale, sang Pendongeng Nasional dari Malang

Alhamdulillah, ternyata masih ada sosok pemuda yang melihat fenomena anak jaman now yang mayoritas terpapar oleh gawai. Sosok yang mempunyai sebuah misi akan menjadikan metode Dongeng/Berkisah sebagai salah satu senjata untuk menanamkan moral dan nilai-nilai kemanusiaan kepada anak-anak. Sosok yang bercita-cita menjadi Pahlawan jaman now dengan senjata berbentuk Dongeng/Cerita Inspirasi.



Dikutip dari WartaJakarta.co.id dengan tajuk "Dulu Pegang Tang dan Obeng, Kini Jadi Pendongeng", mengungkap fakta tentang Kak Ale yang belum banyak diketahui.

"Pria dengan nama lengkap Alix Wijaya Hadi Kusuma yang lebih akrab disapa Kak Ale, adalah alumnus Universitas Negeri Malang dengan Jurusan Pendidikan Teknik Mesin angkatan 2002.


“Ilmu Teknik Mesin saya mulai luntur mas, tapi ilmu Pendidikan saya Alhamdulillah tetap saya pegang sampai sekarang”, jelas Kak Ale saat ditanya mengapa sampai terjun ke dunia public speaking spesialis berkisah atau mendongeng.


Kak Ale yang juga seorang Ayah dari tiga (3) anak ini memang cukup perhatian dalam dunia parenting dan pendidikan anak. Mengisi dibeberapa forum Guru dan Wali murid untuk Parenting menjadi aktifitas Kak Ale selain mendongeng. Untuk tingkatan SMP dan SMA Kak Ale mengemas materi dalam bentuk Motivasi, agar meningkatkan daya belajar anak-anak sekolah."


Sosok Pahlawan untuk Anak-anak

Terhitung hingga saat ini Kak Ale sudah mendongeng lebih dari 7 tahun (sejak tahun 2016) dengan total Audience lebih dari 10.000 peserta, dan terus bertambah. Maka lumrah jika Kak Ale juga membuat sebuah pelatihan bagaimana Teknik Berkisah / Mendongeng bagi para Guru atau Pendidik. Juga berbagi ilmu Ice Breaking agar pembelajaran semakin menyenangkan, semua dari dari pengalaman beliau selama terjun di dunia dongeng.


Kak Ale juga memiliki sebuah Boneka seperti layaknya para Pendongeng Profesional lainnya, namanya si Cici. Dan bisa mengunjungi YouTube nya dengan nama channel “Kak Ale dan Cici” untuk melihat dokumentasi kegiatan road show Kak Ale selama peforma di berbagai daerah.


Apa kata mereka tentang Kak Ale

Bak pepatah "gayung bersambut", Kiprah Kak Ale dalam dunia dongeng mampu diterima oleh banyak kalangan yang sudah mengikuti kegiatan Kak Ale. Dan berikut adalah testimoni kh beberapa orang tentang Kak Ale.


"Alhamdulillah anak-anak jadi bisa mengenal kisah para Nabi dengan menyenangkan, penampilan Kak Ale sangat menginspirasi". Testimoni Bu Suwarni dari Sidorahayu Malang saat mengikuti event berkisah Gebyar 10 Muharram di Gedung Skodam Brawijaya V Malang.


"Wah yang seperti ini belum ada, penampilan Kak Ale sangat menakjubkan. Apalagi performa sulapnya sangat menghibur dan tetap ada pesan dibalik permainan sulap itu. Dan materi disampaikan Kak Ale juga mudah diterima oleh anak-anak". Antusias disampaikan oleh Mister Bagus saat mengikuti event Kak Ale berkisah di Masjid Arrahman Banaran, Kediri.


"Alhamdulillah, beruntung banget saya ikut pelatihan Mendongeng bareng Kak Ale, dan saya baru tahu bagaimana ilmu Ventriloquist, yaitu teknik Boneka berbicara tanpa kita menggerakkan bibir sama sekali. Recommended untuk diikuti". Testimoni Bu Anisa Belgiano setelah mengikuti Webinar Certified Story Telling Next Level dari Kak Ale.


"Aku suka banget dongeng Kak Ale dan Cici, seru sekali. Aku mau kapan-kapan Kak Ale datang lagi ke sekolah ku". Polos disampaikan Salma, siswa SDN 01 Kromengan, Malang.


Dan tentunya masih banyak lagi yang lain, dimana semua itu menjadi kabar baik untuk kita semua. Bahwa di masa kekinian masih ada seorang Pahlawan yang memberikan warna hiburan sarat makna. Disaat dunia hiburan sudah banyak terkontaminasi oleh budaya luar, ternyata masih ada sosok inspiratif yang menjadi Pahlawan untuk membantu perjuangan Negara Indonesia tercinta dalam mewujudkan Masyarakat yang Cemerlang. Dan semua berawal dari membangun kisah/cerita inspiratif.

Terimakasih Kak Ale, semoga bermanfaat.

* * *


Btw, berbicara soal pahlawan, kalian juga bisa mengikuti Kontes Blog Super Bercerita loh bersama Aplikasi Super, dengan mengangkat tema #KadoUntukPahlawan

Kalian bisa mengangkat seperti apa sosok "pahlawan" di sekitar kalian, bahkan mengangkat sosok diri sendiri juga bisa, karena kita pun layak disebut pahlawan.

Kompetisi ini berlangsung mulai dari 4 April 2022 hingga 5 Juni 2022, dan tersedia Hadiah JUTAAN Rupiah, cek selengkapnya di : http://tinyurl.com/SUPERBERCERITA


Related Posts

Posting Komentar