Mau Langganan Artikel Blog ini via Email?

Masukkan email Anda dibawah ini:

Delivered by FeedBurner

Rabu, 27 Oktober 2021

Jika Anda Depresi dan Butuh Solusi, Bisa Jadi ini yang Anda Cari

Anda Depresi? Butuh Solusi? Bisa Jadi ini yang Anda Cari
Capture screen by. liputan6.com


Pandemi hari ini benar-benar memiliki dampak yang luar biasa. Ibarat Air Bah yang datang secara tiba-tiba. Bagi yang sudah terbiasa atau yang bisa melakukan improvisasi, terjangan Air Bah Pandemi ini bisa dilalui walaupun sedikit terseok-seok hingga akhirnya bisa berada di atas dan sukses.


Namun, bagi sebagian yang lain, yang tidak ada persiapan sebelumnya dan tak ada ilmu, mereka akan hanyut oleh Air Bah Pandemi ini. Stress, Gelisah, Khawatir, dan segala perasaan lain yang negatif pasti menyelimuti seluruh pikiran mereka.


Belajar dari Kejadian

Dari screenshot foto diatas, kita belajar tentang sesuatu, bahwa kita tidak bisa sendirian. Cukup prihatin jika menyaksikan kejadian mengenaskan seperti dalam berita tersebut.


"Sebagai bahan refleksi bersama. Apakah ibu yang diduga depresi ini kurang iman? Iya saya sepakat. Hanya ia juga membutuhkan ilmu dan teman. Tidak ada orang yang mendadak depresi. Tidak ada orang yang mendadak bunuh diri. Ada sejarah panjang di baliknya", Ujar Bu Diah Mahmudah, seorang Psikolog.


"Duhai para suami, sediakanlah waktu dan kedua telingamu untuk mendengarkan curahan hati istrimu. Kedua telingamu adalah obat pelipur lara jiwanya. Jangan ragu untuk mengulurkan bantuan tanpa ia meminta, karena bantuanmu mampu meringankan penat dan lelah jiwanya", imbuh beliau.


Kesimpulan dan Solusi

Dari kejadian yang ada dan dari paparan yang disampaikan oleh sang Psikolog, maka sebenarnya setiap kita mempunyai peluang untuk menjadi depresi. Baik Laki-laki maupun Perempuan, semua ada peluang mendapatkan masalah dan menjadikan masalah tersebut sebagai beban kehidupan. Maka, berikut akan kami sampaikan beberapa tips untuk mengatasi hal tersebut:


1. Mendekatkan diri kepada Allah

Karena semakin jauh kita dari Tuhan kita, maka akan semakin dekat kita dengan masalah. Ini sudah menjadi hukum alam dan tidak bisa kita hindari. Ma mendekatlah, mintalah pertolongan dan perlindungan hanya kepada Allah.


2. Berkomunitas

Ingat, Serigala hanya menerkam Domba yang terpisah dari rombongannya. Artinya, jika kita sendiri akan membuat peluang besar kita untuk kesulitan menyelesaikan masalah karena hanya mendapatkan satu sisi pemikiran solusi. Dengan berkomunitas, harapannya kita akan mendapatkan banyak masukan, atau bahkan kita akan melihat ternyata masih banyak yang tidak seberuntung kita. Maka akan membuat kita lebih mudah untuk bersyukur.


3. Cari Pembimbing atau Konsultan

Terkadang ada sebagian kita yang tidak bisa mendapatkan dukungan atau ketenangan dari permasalahan kita hanya dari lingkungan sekitar kita. Maka dibutuhkan seorang konsultan yang memang "menyediakan" waktunya untuk membimbing kita.


Konsultasi dalam Genggaman Riliv.co
Konsultasi dalam Genggaman (Riliv)

Solusi Riil dari Riliv

Hari ini telah hadir sebuah layanan bernama Riliv, sebuah Aplikasi yang bisa di download dan install di Smartphone Android atau iPhone. Disana dapat Anda temukan layanan untuk konseling atas permasalahan Anda. Bahkan ada juga layanan untuk perusahaan bagi para karyawan untuk meningkatkan kinerja mereka.


"Konsultasi psikologi online di Riliv bener-bener ngasih solusi yang mencerahkan pikiran. Responnya cepet, ramah, dan sangat simpati dengan apapun masalah yang saya ceritakan", ungkapan puas dari RA, seorang Mahasiswa yang sudah merasakan layanan dari Riliv.


Kenapa harus memilih Riliv untuk meditasi dan konseling online? Dari data yang ada sudah lebih dari 300.000 user lebih sehat mental. 100% Psikolog online Riliv memiliki lisensi resmi Himpunan Psikologi Indonesia. Dengan result 94% pengguna lebih sehat mental dengan meditasi online Riliv.


Tunggu apalagi, download dan install sekarang juga aplikasi Rilliv dan temukan solusi yang Anda cari.



Semoga bermanfaat.


0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan Komentar, Anda Sopan Kami Segan.
Semoga Allah membalas dengan Kebaikan dan Keberkahan.