Mau Langganan Artikel Blog ini via Email?

Masukkan email Anda dibawah ini:

Delivered by FeedBurner

Monday, October 5, 2020

Inilah Edukasi Protokol Kesehatan Terupdate, COVID 19 AMBYAR!!

Edukasi Protokol Kesehatan Zaman Now
Cover Materi: Edukasi Protokol Kesehatan 2020

alixwijaya.com - Rabu 30 September 2020, kami mengikuti Edukasi Protokol Kesehatan Zaman Now yang bertajuk "Yuuk Disiplin... COVID-19 Ambyar", oleh Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI. Kegiatan ini melibatkan para Blogger dan beberapa Dinas terkait dan Tokoh masyarakat, hal ini dilakukan agar kami para peserta yang merupakan ujung tombak penyebaran informasi bisa menyebarkan edukasi protokol kesehatan ini kepada khalayak ramai.

Himbauan Melaksanakan 3M

Dengan segala fakta dan opini yang beredar di masyarakat, Pemerintah tidak henti-hentinya mendengungkan 3M untuk mencegah atau minimal mengurangi penyebaran Covid 19 ini, 3M yang dimaksud adalah Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia belum meiliki Vaksin yang benar-benar bisa mengatasi Covid 19, adapun diprediksi sekitar Januari 2021, bisa mundur Maret 2021, dan bisa jadi entah kapan akan ada Vaksin yang mampu menjadi solusi atas Pandemi ini. Maka, diam dan menunggu saja bukanlah solusi, kita harus tetap bergerak dan melakukan tindakan preventif dengan cara melaksanakan 3M tersebut diatas.
Prinsip protokol kesehatan
Infografis: Prinsip Protokol Kesehatan

Bapak Sakri Sabatmadja SKM, M.Si - Kasubdit Advokasi dan Kemitraan dari Kemenkes RI menyampaikan Prinsip Protokol Kesehatan selain melakukan 3M, yaitu dengan cara melakukan Edukasi hidup sehat (misal dengan tidak merokok), Pangan Sehat (dengan mengkonsumsi gizi seimbang), Mewujudkan Lingkungan Sehat (dengan perilaku hidup bersih dan sehat), Aktivitas Fisik (dengan olahraga) dan juga melakukan Deteksi Dini Penyakit (dengan mengelola dan memperhatikan kelompok rentan).

Kepatuhan Masyarakat yang Rendah

Ibu Dr.dr.Tety Tejayanti,MKM dari Puslitbang Kemkes RI menyoroti tentang kepatuhan masyarakat atas himbauan 3M untuk meminimalisir penularan Covid 19 yang ternyata masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi. Dari hasil survey yang dilakukan tercatat lebih dari 50 % responden sulit jaga jarak dengan orang yang dikenal, peningkatan himbauan jaga jarak, hanya 30% yang melakukan, 91% masyarakat percaya tenaga kesehatan mampu menangani Covid-19 dan 35-40% masyakarat patuh jaga jarak, artinya tingkat kepatuhan masyarakat masih rendah.

Diperkuat oleh statement Bapak Dr. Abidinsyah Siregar, D.H.S.M., M.Kes dari Dewan Masjid Indonesia, bahwa Juli 2020 sudah ada Klaster Perkantoran, artinya apa? Jangankan masyarakat awam, yang harusnya Kantor sebagai tempat orang berpendidikan malah muncul Klaster penyebaran Covid 19, dan bulan Agustus 2020 juga muncul Klaster Perumahan, bahkan tercatat September 2020 Rumah Sakit Rujukan Penuh. Ini sungguh angka yang memprihatinkan dan tidak bisa dibiarkan begitu saja, harus ada tindakan secara masiv dalam meangani semua ini.

Abidinsyah Siregar Edukasi Protokol Kesehatan Zaman Now
Sejarah Covid 19 dan Penyebarannya

Masker sebagai Solusi?

Jika dikatakan masker bisa menjadi solusi itu tentu hal yang berlebihan, karena data di lapangan ada pro dan kontra dalam efektifitas penggunaan masker sebagai pencegahan Covid 19. Namun sebagai masyarakat kita berhak bertanya, Apakah kita perlu pakai masker? Dilansir dari website resmi covid19.go.id, berikut adalah beberapa himbauan yang disampaikan:
1. Semua orang harus menggunakan masker kain jika terpaksa beraktivitas di luar rumah.
2. Kamu bisa menggunakan masker kain tiga lapis yang dapat dicuci dan digunakan berkali-kali, agar masker bedah dan N-95 tersedia bagi petugas medis dan mereka yang sakit.
3. Jangan lupa untuk mencuci masker kain menggunakan air sabun agar tetap bersih.
4. Penggunaan masker yang keliru justru meningkatkan risiko penularan. Jangan sentuh atau buka-tutup masker saat digunakan.
5. Tetap jaga jarak minimal 1 meter dengan siapapun, jangan sentuh wajah dan cuci tangan pakai sabun sesering mungkin.

Kesimpulan

Disaat semua masih meraba dan belum tahu akan kepastian atas solusi dari semua permasalahan di masa Pandemi Covid 19, maka satu-satunya jalan adalah kita melakukan tindakan preventif atau pencegahan awal dengan data yang ada dilapangan untuk saat ini. 3M bisa saja menjadikan langkah Solusi awal, dan dengan harapan diadakannya seminar online ini para blogger bisa menyebarkan dan mengajak masyarakat agar memiliki insight (wawasan) kondisi Pandemi Covid 19 dan agar masyarakat diajak untuk meningkatkan kepedulian dalam menjaga sesama untuk kebaikan bersama.

Yuk bersama-sama kita sebarkan info kebaikan ini dan mendukung pemerintah dalam membasmi Covid 19, "Sehat Dimulai dari Saya.

Salam Sehat dan Semoga Bermanfaat.





0 comments:

Post a Comment